Selasa, 07 Mei 2013


Membangun usaha tak harus dengan modal besar. Hal tersebut dibuktikan pemilik Percetakan Abadi, Ufriani. Dengan modal awal Rp 75 ribu, kini ia bisa mengembangkan usahanya dengan penghasilan Rp 150 juta setiap bulannya.

Keberanian. Sifat itulah yang mendasari Ufriani untuk membangun usahanya. Selain keberanian, ia juga memiliki semangat yang kuat untuk menjadi pengusaha. Tahun 2005 silam, wanita berjilbab itu memulai usahanya dengan berjualan baju distro bagi teman-teman kampusnya di Universitas Hasanuddin. Akibat menjamurnya penjual distro di berbagai sudut kota, membuat Ufri banting kemudi ke usaha menjual pulsa. Tepatnya tahun 2007, usaha yang digelutinya itu cukup berhasil. Terbukti, dari situ ia bisa membuat warung penjualan pulsa kecil yang lokasinya tak jauh dari Universitas STIMIK Dipanegara Tamalanrea.

Sayang, tak cukup setahun berada disitu ketika terjadi penggusuran di lokasi tersebut membuat warung milik Ufri juga tergusur. Meski begitu, ibu satu anak itu tak patah arang. Ufri yang didampingi seniornya bernama Hendra yang kini menjadi pendamping hidupnya melihat peluang baru di usaha percetakan. Waktu itu memang berlangsung pesta demokrasi pemiliham umum. Pemilu bagi pengusaha percetakan adalah momen untuk mendulang penghasilan yang pantastik.

“Masih di tahun 2007 itu, saya bersama bapak (suaminya, red) mencari tempat untuk membuka usaha percetakan. Waktu itu saya cuma punya modal Rp 75 ribu dan kami menemukan tempat yang harus disewa dengan biaya sekira Rp 12 juta,” kisah Ufri, saat ditemui di tempat usahanya Jalan Balla Parang Raya Makassar.

Sumber : peluangusaha.kontan.co.id

0 komentar :

Posting Komentar