Jumat, 15 Februari 2013


Banyak makanan dan minuman yang memiliki khasiat kesehatan tinggi yang justru dibenci orang karena rasanya yang kurang mengundang selera. Jamu misalnya. Minuman khas Indonesia ini kerap dibenci banyak kalangan karena rasanya yang pahit dan membuat mual, terutama anak-anak kecil.

Namun, itu sebelum jamu digabungkan dengan inovasi. Retno Widati, seorang penggemar jamu, memutar otak untuk mengolah minuman kesukaannya itu agar disukai lebih banyak lagi orang Indonesia. Caranya? Ia mengolah jamu yang kurang merangsang selera menjadi bentuk es krim yang lebih lezat.

Retno terpanggil mendirikan sebuah perkumpulan bernama “Komunitas Honocoro” di bulan Desember 2011. Ia melakukan itu demi menjaring lebih banyak penggemar jamu berusia belia. Retno berpendapat dengan menjadikan jamu sebagai es krim, generasi muda yang sudah banyak dimanjakan dengan makanan dan minuman manis, lebih mau menikmati minuman asli negeri mereka sendiri.

Tak hanya untuk menarik kalangan muda dan anak-anak, Retno juga berkreasi membuat es krim yang dapat dikonsumsi secara aman oleh penderita diabetes. Apa yang dilakukan Retno disebutnya sebagai sebuah upaya untuk merevolusi dunia jamu yang lekat dengan masa lalu. Kesan kolot yang ada pada jamu dihilangkan dengan mengolah jamu menjadi berbagai bentuk misalnya es krim, pil, tablet, kapsul, bubuk yang lebih praktis dan meminimalisir rasa pahit.

Retno mengolah jamu menjadi es krim dan sebagainya agar citra jamu menjadi lebih modern dan dapat dinikmati semua kalangan sekaligus meningkatkan daya saingnya dengan produk lain. Satu cup es krim jamu, katanya, dapat dijual setara dengan es krim yang eksklusif, sekitar Rp 13 ribu.

Sumber : jpmi.or.id


0 komentar :

Posting Komentar